Kamis, 05 Mei 2016

Principle Accounting - Pengantar Akuntansi - Siklus Akuntansi

Principle
Accounting

PENGANTAR AKUNTANSI  DAN BISNIS

Principle  Accounting


Definisi  akuntansi  adalah  proses  pencatatan,  penggolongan/pengklasifikasian,  dan  pengikhtisaran  transaksi keuangan  untuk  diwujudkan/diinterpretasikan  dalam  bentuk  laporan  keuangan  atau  system  informasi  yang memberikan laporan kepada pihak-pihak berkepentingan mengenai kegiatan ekonomi dan kondisi perusahaan. Secara umum, perusahaan adalah suatu organisasi dimana input diproses untuk menghasilkan output (barang atau jasa) bagi pelanggan. Tujuan perusahaan ada 2, yaitu memaksimalkan laba untuk perusahaan komersial dan menghasilkan kemaslahatan bagi masyarakat untuk perusahaan nirlaba. Tiga jenis perusahaan dengan tujuan menghasilkan  laba,  yaitu  perusahaan  manufaktur,  perusahaan  dagang,  dan  perusahaan  jasa.  Karena  tujuan utamanya menghasilkan laba, maka perusahaan harus bersaing dalam menghasilkan produk yang efisien dengan harga yang murah dan kualitas yang bagus. Rantai nilai sebuah perusahaan sbb:

Input               Proses Bisnis             Barang atau Jasa               Nilai pelanggan


Pihak-pihak yang berkepentingan
Disebut  juga  business  stakeholders  yang  mempunyai  kepentingan  dalam  menentukan  kinerja  perusahaan. Diantaranya:
        Pemilik keuntungan
        Manajemen mengevaluasi dan mengontrol kinerja perusahaan
        Karyawan memperoleh upah
        Pelanggan kepuasan atas barang dan jasa
        Kreditor menilai kemampuan perusahaan
        Pemerintah menentukan regulasi dan pajak


Profesi Akuntansi
Akuntan Publik (public accountant)
adalah akuntan independen yang memberikan jasa-jasanya atas dasar pembayaran tertentu.
Akuntan Intern (private accountant)
disebut juga akuntan manajemen adalah akuntan yang bekerja dalam suatu perusahaan atau organisasi.
Akuntan Pemerintah
adalah akuntan yang bekerja pada bidang-bidang pemerintah, misalnya BPK, BPKP, dsb.
Bidang spesialisasi akuntansi ada beberapa seperti akuntansi keuangan, akuntansi manajemen, akuntansi biaya, akuntansi perpajakan, akuntansi lingkungan, system akuntansi, akuntansi untuk organisasi nirlaba, dsb. Akuntansi keuangan berkaitan dengan pencatatan dan pelaporan data serta kegiatan ekonomi perusahaan yang berguna bagi pihak intern maupun ekstern perusahaan. Sedangkan akuntansi manajemen digunakan untuk membuat operasi perusahaan semakin baik dan khusus untuk pihak intern perusahaan.


Beberapa konsep akuntasi:
Konsep Entitas Usaha (Kesatuan usaha)
Menurut konsep ini aktivitas usaha dicatat secara terpisah dari aktivitas pihak-pihak yang berkepentingan.
Konsep Biaya
Aktiva diukur berdasarkan harga perolehannya atau pertukarannya.
Konsep Objektivitas
Catatan dan laporan akuntansi harus berdasarkan bukti objektif.
Konsep Unit Pengukuran





Data ekonomi dicatat dalam satuan mata uang.
Konsep Periode Akuntansi
Akuntan harus menentukan periode mana pendapatan dan beban akan dilaporkan.
Konsep Penandingan (matching concept)
Pelaporan pendapatan dan beban terkait pada periode yang sama.
Konsep Pengakuan Pendapatan
Pendapatan dilaporkan ketika telah dihasilkan tanpa memperdulikan apakah kas telah diterima atau belum.


Persamaan Akuntansi

Aktiva = Kewajiban + Ekuitas pemilik


Aktiva adalah sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan, contoh kas, persediaan, piutang, tanah, peralatan, dsb. Hak atas aktiva dibagi 2 untuk kreditor (kewajiban) dan pemilik (ekuitas).


Unsur-unsur Laporan Keuangan:
Laporan Laba-Rugi
adalah ringkasan pendapatan (revenue) dan beban (expenses) dari satu kesatuan bisnis (business entity) untuk periode waktu tertentu.
Laporan Perubahan Modal
adalah ringkasan perubahan modal pemilik suatu kesatuan bisnis yang terjadi selama periode waktu tertentu.
Neraca
adalah daftar aktiva, kewajiban, dan modal pemilik suatu kesatuan bisnis pada periode waktu tertentu.
Laporan Arus Kas
adalah ringkasan penerimaan dan pengeluaran kas dari suatu kesatuan bisnis untuk periode waktu tertentu.


ANALISIS TRANSAKSI DAN PENYESUAIAN
Setiap transaki pasti melibatkan akun-akun tertentu yang mana kenaikan atau penurunan pada setiap pos laporan keuangan akan dicatat dalam akun. Akun mempunyai sisi debit dan kredit yang jumlahnya harus selalu sama
karena memakai double entry accounting.


Kenaikan (Saldo Normal)
Penurunan
Akun Neraca:


     Aktiva
     Kewajiban
Debit
Kredit
Kredit
Debit
Ekuitas Pemilik:


     Modal
     Prive (penarikan)
Kredit
Debit
Debit
Kredit
Akun Laporan laba rugi:


     Pendapatan
Kredit
Debit
     Beban
Debit
Kredit


Koreksi Kesalahan
Terdapat kesalahan yang menyebabkan perbedaan jumlah kredit dan debit namun ada juga yang tidak. Diantara yang tidak menyebabkan perbedaan sbb:





1.  Transaksi tidak dicatat atau diposting,
2.  Pencatatan jumlah yang sama di sisi debit dan kredit dengan jumlah yang sama,
3.  Pencatatan transaksi yang sama lebih dari satu kali,
4.  Posting transaksi benar ke debit kredit namun di akun yang salah.
Selain di atas, kesalahan pencatatan menyebabkan saldo debit kredit tidak sama.
Istilah kekeliruan adalam pencatatan diantaranya:
·   Transposisi, artinya urutan digit dalam angka ayat jurnal berubah, missal: 520 ditulis 502.
·   Slide, artinya kesalahan penempatan jumlah, missal: 520 ditulis 5200.
Cara melakukan koreksi kesalahan jika terjadi di jurnal adalah balik atau coret ayat jurnal yang salah dan tulis ayat jurnal yang benar.
Ada 2 dasar pencatatan dalam akuntansi, yaitu cash basis dan accrual basis. Pasda cash basis, pendapatan dan
beban dilaporkan dalam periode mana kas diterima dan dibayarkan. Sedangkan pada accrual basis pendapatan dan beban dilaporkan ketika telah dihasilkan dan terjadi. Karena akuntansi komersial menggunakan basis akrual maka perlu penyesuaian ketika akhir periode fiskal guna membuat laporan keuangan yang relevan.


Beberapa penyesuaian yang dibutuhkan:
 Beban yang ditangguhkan atau beban dibayar dimuka
Missal: pembelian asuransi, perlengkapan, bayar sewa, dll. Ada 2 metode yang digunakan, yaitu: Dicatat sebagai harta atau aktiva (pendekatan asset), maka penyesuaiannya:
Insurance expense                 xxx                       (nilainya dicatat sebesar yang terpakai) Insurance                                        xxx
Dicatat sebagai beban (pendekatan beban), maka penyesuaiannya:
Insurance                                 xxx        (nilainya dicatat sebesar yang belum terpakai) Insurance expense                 xxx
Diperlukan jurnal pembalik, tetapi bersifat optional.


 Pendapatan yang ditangguhkan atau pendapatan diterima dimuka
Missal: sewa, jasa, dll. Ada 2 metode yang digunakan dalam penacatatan, yaitu: Dicatat sebagai utang (pendekatan utang), maka penyesuaiannya:
Unearned rent                                      xxx        (nilainya dicatat sebesar yang telah dihasilkan) Rent revenue                                 xxx
Dicatat sebagai pendapatan (pendekatan pendapatan), maka penyesuaiannya:
Rent revenue                                        xxx        (nilainya dicatat sebesar yang belum dihasilkan) Unearned rent                                             xxx
Diperlukan jurnal pembalik, tetapi bersifat optional.


 Beban akrual atau kewajiban akrual
Missal: beban gaji yang masih harus dibayar, beban listrik, dll. Jurnal penyesuaiannya: Wages expense                      xxx        (dicatat sebesar nilai yang masih harus dibayar)
Wages payable                              xxx
Diperlukan jurnal pembalik, tetapi bersifat optional.


 Pendapatan akrual atau aktiva akrual
Missal: pendapatan jasa yang masih harus diterima. Jurnal penyesuaianya:
Account receivable                xxx        (dicatat sebesar nilai yang masih harus diterima)              Fees earned xxx





Diperlukan jurnal pembalik, tetapi bersifat optional.


 Penyusutan, Amortisasi, dan Deplesi
a)            Penyusutan untuk aktiva tetap, dimana jurnal penyesuainnya: Depreciation expense                                 xxx
Accumulated depreciation                        xxx
b Amortisasi untuk aktiva tak berwujud seperti patent, copyright, goodwill, dll. Jurnal penyesuaiannya: Amortization expense                                xxx
Patent                                                            xxx
c)    Deplesi   digunakan   untuk   penyusutan   baran tamban seperti   mineral,   batu   bara,   dll.   Jurnal penyesuaiannya:
Depletion expense                                      xxx
Accumulated Depletion                              xxx



Siklus Akuntansi:


Pencatatan jurnal sesuai dokumen sumber



~Post'in-g ke-buk-u be-sar ----'









Laporan keuangan

Buat neraca saldo sebelum penyesuaian



Ayat jurnal penyesuaian dibuat



Ayat jurnal penutup dibuat



Neraca saldo setelah penyesuaian diselesaikan dan penutupan




HiromiNews

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar